Categories
Business

Akhir Tahun Menguat, IHSG Diprediksi Menyentuh Level 8.800

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan dan berpeluang menembus level 8.800 menjelang akhir tahun. Optimisme ini didorong oleh dua sentimen musiman yang kerap muncul pada penghujung tahun, yakni window dressing dan Santa Claus Rally.

Window dressing merupakan strategi manajer investasi untuk mempercantik kinerja portofolio menjelang tutup buku tahunan. Aksi ini biasanya dilakukan dengan membeli saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) yang memiliki kinerja baik, sehingga mendorong kenaikan harga saham dan indeks secara keseluruhan. Fenomena ini hampir selalu terjadi di kuartal IV, terutama pada Desember.

Selain window dressing, pasar juga diuntungkan oleh Santa Claus Rally. Istilah ini merujuk pada kecenderungan pasar saham yang menguat pada periode akhir Desember hingga awal Januari. Secara historis, Santa Claus Rally terjadi karena kombinasi sentimen positif investor, minimnya tekanan jual, serta optimisme menyambut tahun baru.

Analis menilai, penguatan IHSG kali ini juga didukung oleh kondisi fundamental yang relatif solid. Stabilitas makroekonomi domestik, inflasi yang terkendali, serta ekspektasi suku bunga yang mulai stabil menjadi faktor penopang pergerakan pasar. Di sisi lain, arus dana investor asing yang kembali masuk ke pasar saham turut memperkuat peluang penguatan indeks.

Saham-saham sektor perbankan, energi, dan konsumsi diperkirakan menjadi motor utama penguatan IHSG. Emiten-emiten dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi besar cenderung menjadi incaran investor institusi dalam periode window dressing. Selain itu, kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun juga menjadi pertimbangan utama pelaku pasar.

Meski demikian, investor tetap diminta mencermati potensi volatilitas jangka pendek. Faktor eksternal seperti dinamika ekonomi global, kebijakan bank sentral negara maju, serta perkembangan geopolitik masih dapat memengaruhi pergerakan pasar. Oleh karena itu, strategi selektif dan manajemen risiko tetap diperlukan.

Dengan kombinasi sentimen musiman dan fundamental yang mendukung, peluang IHSG menembus level 8.800 dinilai cukup terbuka. Namun, pelaku pasar disarankan tidak hanya mengandalkan euforia akhir tahun, melainkan tetap berfokus pada saham-saham berkualitas dengan prospek jangka panjang yang kuat.